1. Pendahuluan
Pengenalan PostgreSQL
Ketika kita menanyakan tentang solusi database kepada para pengembang, biasanya mereka akan menjawabnya dengan dua database utama. Yang pertama adalah MySQL, sedangkan yang kedua adalah apa yang akan kita bahas di sini, yaitu PostgreSQL. Kelebihan dari masing-masing database sering menyebabkan perdebatan panjang, tetapi pada dasarnya, PostgreSQL memiliki lebih banyak firm grasp pada struktur database relasional daripada MySQL. Kebanyakan fitur standar seperti FOREIGN KEY baru ditambahkan di MySQL 5. Tetapi, apapun keadaannya, dokumen ini menganggap anda telah memiliki PostgreSQL. Langkah pertama yang akan kita lakukan adalah proses emerge. Bagian berikut ini akan menjelaskannya bersama konfigurasi dasar PostgreSQL.
Instalasi PostgreSQL
Untuk memulai kita harus menginstal paket PostgreSQL. Untuk melakukannya, jalankan dahulu perintah berikut untuk memastikan bahwa opsi-opsinya sudah ditetapkan dengan benar:
| Daftar Kode 1.1: Memeriksa opsi-opsi kompilasi PostgreSQL |
# emerge -pv postgresql These are the packages that I would merge, in order: Calculating dependencies ...done! [ebuild N ] dev-db/postgresql-8.0.4 -doc -kerberos +nls +pam +perl -pg-intdatetime +python +readline (-selinux) +ssl -tcl +xml +zlib 0 kB |
Berikut ini adalah daftar dari opsi-opsi kompilasi:
| Flag USE | Penjelasan |
| doc | Flag USE ini mengaktifkan atau menonaktifkan instalasi dokumentasi selain halaman manual standar. Anda sebaiknya menonaktifkan opsi ini jika anda hanya memiliki sedikit sisa ruang kosong di harddisk, karena anda masih bisa membaca dokumentasi online. |
| kerberos | Ketika melakukan koneksi ke database, jika opsi ini diaktifkan, admin memiliki pilihan untuk menggunakan kerberos untuk mengotentikasi pengguna/layanannya ke database. |
| nls | Jika opsi ini diaktifkan, PostgreSQL dapat menterjemahkan kalimat-kalimat yang digunakannya ke bahasa selain Inggris. |
| pam | Jika opsi ini diaktifkan dan admin sudah mengatur file konfigurasi PostgreSQL dengan benar, pengguna/servis akan dapat login ke database PostgreSQL dengan menggunakan PAM (Pluggable Authentication Module). |
| perl | Jika opsi ini diaktifkan, perl binding untuk PostgreSQL akan diikutsertakan. |
| pg-intdatetime | Jika opsi ini diaktifkan, PostgreSQL akan mendukung tipe data integer 64 bit. |
| python | Jika opsi ini diaktifkan PostgreSQL akan dikompilasi dengan dukungan python bindings. |
| readline | Jika opsi ini diaktifkan PostgreSQL akan mendukung gaya pengeditan baris perintah readline. Ini termasuk sejarah perintah dan isearch. |
| selinux | Jika opsi ini diaktifkan, sebuah polis selinux untuk PostgreSQL akan diinstal. |
| ssl | Jika opsi ini diaktifkan, PostgreSQL akan akan memanfaatkan pustaka openssl untuk mengenkripsi lalu lintas antara klien klien PostgreSQL dan server. |
| tcl | Jika opsi ini diaktifkan, PostgreSQL akan mendapatkan tcl bindings. |
| xml | Jika opsi ini diaktifkan, dukungan XPATH xml akan diikutsertakan. Informasi lebih rinci tentang penggunaan dukungan xml dengan PostgreSQL bisa anda dapatkan di halaman PostgreSQL and XML. |
| zlib | Opsi ini tidak benar-benar diperlukan oleh PostgreSQL sendiri, tetapi diperlukan oleh pg_dump untuk memadatkan data yang dihasilkan. |
